Senin, 26 Desember 2011

Komponen Sistem Informasi

Sistem informasi terdiri dari komponen­komponen yang  disebut blok  bangunan (building 
blok), yang  terdiri dari  komponen input, komponen model, komponen output, komponen 
teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen 
kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu 
kesatuan untuk mencapai sasaran.


1. Komponen input 
Input mewakili data  yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode 
dan media  untuk  menangkap  data  yang  akan dimasukkan, yang  dapat berupa  dokumen­
dokumen dasar.


2. Komponen model 
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik  yang  akan 
memanipulasi data  input dan data  yang  tersimpan di basis data  dengan cara  yag  sudah 
ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.


3. Komponen output 
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan 
dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.


4. Komponen teknologi 
Teknologi merupakan “tool box”  dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk 
menerima  input, menjalankan  model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan 
mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.


5. Komponen hardware 
Hardware berperan penting sebagai suatu media  penyimpanan vital bagi sistem informasi.
Yang berfungsi sebagai tempat untuk  menampung  database atau  lebih  mudah dikatakan 
sebagai sumber  data  dan informasi untuk  memperlancar dan mempermudah kerja  dari 
sistem informasi.

6. Komponen software 

Software  berfungsi sebagai tempat untuk  mengolah,menghitung  dan memanipulasi data 
yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.3 


7. Komponen basis data 
Basis data (database)  merupakan  kumpulan data  yang saling  berkaitan dan berhubungan 
satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat 
lunak  untuk  memanipulasinya.  Data  perlu  disimpan dalam basis data  untuk  keperluan 
penyediaan informasi lebih  lanjut. Data  di dalam basis data  perlu  diorganisasikan 
sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang 
baik  juga  berguna  untuk  efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data  diakses atau 
dimanipulasi menggunakan perangkat lunak  paket yang  disebut DBMS  (Database 
Management System).


8. Komponen kontrol 
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air,
debu, kecurangan­kecurangan, kegagalan­kegagalan sistem itu  sendiri, ketidak  efisienan,
sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk 
meyakinkan bahwa hal­hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur
terjadi kesalahan­kesalahan dapat langsung cepat diatasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar